Bedah film the exorcism of emily rose

Sebelum membedah, sedikit cerita dulu. Tadi malam, kami menonton film the exorcism of emily rose.

Sekalipun mendapatkan rating rendah, ada sesuatu yang menarik disitu. Yang menarik adalah ternyata disana ada penyebutan Psikologi, Shcizophrenia, Kesurupan dan Agama.

Disini, saya tiada mihak apapun ataupun menyerang siapapun. Sedikit cerita mengenai filmnya, karena saya sendiri juga menonton dalam keadaaan terpotong.

FIlm tersebut diangkat dari kisah nyata Emily yang melakukan bunuh diri karena kerasukan. Sudah begitu, pastur yang menjadi pemuka agama dipersalahkan. Padahal, ingin membantu.

Kesalahan itu diangkat hingga pengadilan, dimana hakim hanya punya hak untuk menyampaikan informasi dan hasil sidang (hukum) diberikan kepada yang lebih profesional.

Pastur tersebut dibantu oleh pengacara. Mereka, diteror juga sama mahkluk halus yang juga menganggu Emily.

Makhluk halusnya itu mengaku adalah Malaikat yang menjadi jahat.

Gitu saja deh.

Bagaimanakah sudut pandang anda?

Kalau saya sih netral.

Sekian,

Terima kasih.

Iklan

3 pemikiran pada “Bedah film the exorcism of emily rose

  1. Kalau dari saya pribadi, ada amanat yg bisa diambil dari film tsb, yakni melihat suatu masalah dari segala sudut pandang.

    Cerita kesurupan hingga bunuh diri itu dilihat dari dua sisi, yakni agama dan psikologi. Agama menganggap adanya gangguan dari makhluk halus. Sedangkan psikologi menganggap adanya gangguan jiwa. Agama: diberi doa. Psikologi: diberi obat.

    Emily Rose, kalo tidak salah, diberi semacam obat anti-depresan, Gambutrol.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s